tanjakan road bike teknik bersepeda

Bersepeda lewati tanjakan memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding turunan maupun trek landai. Namun demikian, tidak sedikit pesepeda yang gemar akan trek menanjak karena dianggap lebih menantang. Ketika bersepeda di tanjakan membutuhkan kecekatan dan ketahanan fisik lebih tinggi dibanding trek landai. Melibas tanjakan tentunya menghabiskan lebih banyak tenaga. Akan tetapi, bersepeda di tanjakan akan lebih mudah dengan persiapan-persiapan yang pas. Untuk itu, berikut tips-tips gowes untuk persiapan hadapi berbagai tanjakan:

1. Ketepatan Teknik Shifting

Shifting merupakan salah satu teknik bersepeda yaitu melakukan pemindahan gigi transmisi. Saat tanjakan, ketepatan shifting memiliki dampak terhadap kemudahan lintasi tanjakan. Shifting sangat berpengaruh bagi kenyamanan pengendara sepeda.

2. Mengatur Posisi Seatpost dan Sadel

Seatpost dan sadel sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan pada rancangan sepeda. Bertemu tanjakan alangkah baiknya untuk mengatur ketinggian seatpost yang pas agar energi tidak banyak terkuras saat mengayuh. Usahakan posisi ketinggian seatpost telah sesuai pada posisi kayuhan pesepeda paling maksimal atau posisi kaki hampir lurus saat naik di atas sadel.

3. Posisi Bersepeda

Posisi bersepeda dapat dibagi menjadi dua posisi, yaitu duduk dan berdiri. Dari kedua posisi tersebut, masing-masing sudah pasti memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Perlu diketahui, pada dasarnya bersepeda dengan posisi duduk ketika menanjak dianggap lebih baik karena energi yang dikeluarkan akan lebih sedikit dibanding berdiri. Akan tetapi, kenyamanan posisi tetap kembali kepada kondisi pesepeda, alangkah baiknya untuk tidak memaksakan usaha terlalu besar ketika bersepeda.

Saat dalam posisi duduk tentunya membuat badan pesepeda terasa lebih nyaman dan tidak terlalu menguras tenaga. Lebih mengehemat energi karena beban tubuh bertumpu pada sepeda. Kekurangan dari posisi duduk mungkin akan terasa nyeri pada otot saat tanjakan.

Posisi berdiri juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kelebihan posisi berdiri yaitu otot kaki lebihbekerja maksimal dengan bantuan otot-otot lain dari seluruh tubuh sehingga menghasilkan akselerasi yang lebih besar. Kekurangannya yaitu menguras energi lebih banyak dan tidak bisa mengontrol kecepatan dengan baik.

4. Posisi Lengan

Usahakan posisi lengan tangan tetap pada posisi santai dan terletak pada handle bar bagian atas. Hal terebut akan mengurangi rasa sakit yang timbul ketika selesai bersepeda.

5. Kondisi Sepeda

Tentunya gunakan kondisi sepeda yang masih prima. Siapkan sepeda terutama dengan pemberian pelumas
pada bagian pedal dan crankset. Sepeda dengan kualitas dan selalu dalam keadaan terawat akan lebih memudahkan kita dalam meraih kesuksesan melibas trek tanjakan.

Setelah membaca teknik-teknik di atas, sudah siapkah mencoba taklukkan trek menanjak?