Nifera
Alm. Nifera saat sedang melintasi trek

Kabar duka menyelimuti tim sepeda gunung Indonesia yang sedang dipersiapkan mengikuti ajang Asian Mountain Bike Championship (AMBC) pada 1-2 November mendatang. Atlet nasional Nifera Ufrotun Saidatun Nila mengalami kecelakaan pada saat sesi latihan di kawasan Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, Sabtu (25/10) sekitar pukul 15.00. Setelah terjadi kecelakaan Nifera sempat dilarikan ke Rumah Sakit namun sayang nyawanya tak tertolong.

Kecelakaan terjadi pada pukul 14.57. Nifera mengalami kecelakaan di lokasi jalur sepeda, persisnya di KM 800 dari garis start. Untuk saat ini, kecelakaan yang dialami oleh Nifera diduga akibat kondisi track yang terjal dan banyak batu, sehingga dia terjatuh dan tak sadarkan diri. “Posisi jatuh diperkirakan tidak sampai membentur ke tanah. Diduga Nifera membentur setang sepeda, karena saat latihan dia menggunakan peralatan keselamatan berupa body impact sesuai aturan dan prosedur yang benar,” kata Kepala bidang Binpres Pengurus Besar (PB) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), Candra Ariavijaya.

Candra menjelaskan, proses pengecekan dilakukan oleh pelatih yang bertanggung jawab apakah kondisi atlet prima. Setelah dicek sesuai aturan, ternyata seluruhnya mulai pemanasan dan sesuai aturan. “Setelah itu pelatih melakukan proses cek track berjalan kaki sebelum bersepeda. Itu sudah dilakukan. Selanjutnya atlet dan pelatih melakukan sesi latihan,” lanjutnya.

Selain itu, setelah terjadinya kecelakan, panitia mengambil langkah antisipasi dan ditangani sesuai standar, karena ketika atlet kecelakaan tidak ada langkah langsung mengangkat atlet sebab tidak diketahui bagian tubuh mana yang patah atau terluka. “Untuk prosedur sebelum latihan sudah sesuai standar, malah pengecekan dilakukan mulai dari sepeda atlet sendiri apakah ada kerusakan yang mengakibatkan atlet kecelakaan. Ternyata hasil investigasi tidak ada apa-apa. Kedua alat perangkat pengaman tubuh di atlet sesuai prosedur atlet sepeda downhill,” kata Candra.

Kini, panitia penyelenggara telah mengantar jenazah atlet yang pada tahun 2012 dan 2013 menjadi juara seri Nasional di sepeda gunung kelas downhill ke kampung halamannya di Jepara.