Buat Magetan, Telaga Sarangan selalu jadi jujukan wisata andalan kebanyakan orang di kabupaten/kota sekitar. Lokasi sejuknya berada di pegunungan dengan ketinggian 914 meter diatas permukaan laut. Hembusan udara segar dan kuliner lokal yang menyehatkan. Icon telaga danau bendungan ini juga dipakai untuk rekreasi permainan air dengan peralatan yang disediakan vendor lokal bisa kamu pakai untuk berkeliling danau dipegunungan Sarangan ini. Salah satu tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab itu berkembang menjadi tujuan banyak genre wisata seperti komunitas fotografer, pecinta alam, boy & girl scout, termasuk pencari sensasi mistis. Mountain bikers? Jelas ada. Sarangan menyimpan bentangan trek dengan berbagai tingkat kesulitan, ada yang sudah diekspos dan ada juga yang masih tersembunyi. Trek Downhill-nya sendiri sudah ada sejak lama. Jadi rekan, atur jadwal dan mulai kotori ban sepedamu.

Rintangan Table Jump di track Telaga Sarangan, Magetan (sumber: Indonesian Downhill)
Rintangan Table Jump di track Telaga Sarangan, Magetan (sumber: Indonesian Downhill)

Dalam Seri tahunan Kejuaraan Nasional Indonesian Downhill (IDH), sejak 2013 trek downhill Sarangan, Magetan tidak pernah absen menjadi seri penggelar salah satu seri-nya. Bahkan tahun 2015 ini kompetisi nasional rutinan itu diyakini masih akan memilih trek yang berjarak sekitar 16 kilometer dari arah barat pusat kota Magetan itu.

Jika diamati dari tahun ke tahun dalam gelaran IDH, trek ini mengalami pembenahan berdasarkan masukan dari dohwnhillers yang bermain setiap weekend-nya. Trek yang berada dalam resort bersahabat dengan rekreasi keluarga ini memberikan pengalaman ekstrim didalamnya. Heningnya pegunungan akan pecah saat kayuhan pertama dihentakkan.

Menurut pedownhill yang sudah main disana, Sarangan dikenal lebih panjang dari trek lainnya di pulau Jawa. Dari start ke finish dalam kurang lebih 2.635 meter. Sudah jelas cukup panjang dan perlu stamina lebih dari yang lainnya juga.

Dari standar IMBA untuk tingkat kesulitan sebuah lintasan (trail), trek Sarangan sudah boleh menempati urutan “hijau bundar hingga biru kotak”. Cocok untuk pemula, tapi tetap dapat dijadikan ajang ngebut pedownhill serius. Kecepatan mereka pastinya akan diatas rata-rata. Drop besar kombinasi, table jump, rintangan-rintangan kecil hingga berem leter-S (S-berm) tertata diantara lembah pepohonan pegunungan Lawu. Ketinggian keseluruhan trek ada di 400-an meter dpl, dengan grade keterjalan medium. Pedownhill juga harus cepat mencari race-line favorit karena permukaan trek yang cenderung keras tipikal hutan hujan di Jawa Timur, terkadang licin tanpa grip di musim basah. Skill umum dan stamina jelas diperlukan dalam permainan di trek Sarangan.

Kamu punya cerita main saat di trek Sarangan? Downhill? XC? Road-XC?