dua atlet tim JDH Racing Raih 2 Podium

Tim Pelindo-3 Jemping Downhill (JDH) Racing gagal meraih tiga podium di Indonesian Downhill (IDH) 2015 Seri 2, Salatiga. Target Hudaifan Klemens selaku manajer tim untuk meraih tiga podium harus tertunda. Hanya Deyna Rama dan Nizzar Sugianto yang berdiri di atas podium untuk kali ini. Sementara Dimitri de Blesser harus menunggu kesempatan berikutnya.

Pasalnya hujan datang dengan seketika saat pertarungan final berlangsung. Minggu (7/6), awan hitam sempat mendatangi trek Downhill Tlogo Resort di Salatiga. Hujan turun membasahi arena pertarungan final IDH 2015 Seri 2.

Jika Nizzar terselamatkan dari trek basah, berbeda dengan Dimitri. Warga negara Indonesia kelahiran Belgia ini harus menghadapi trek basah. Alhasil, Dimitri pun harus kehilangan 15 detik dan harus puasa naik podium di IDH 2015 Seri 2. Bahkan paha dan lengan kanannya mendapat luka memar. Sementara itu Nizzar berhasil naik di posisi ke-4 kelas men expert. Dan Deyna yang berada di kelas men junior berdiri di podium urutan nomor 2.

Usai hujan, lintasan seketika menjadi trek basah. Selain licin, lintasan trek yang lebih dikenal dengan sebutan trek Goa Rong ini terbilang cukup menantang. Terlebih pada bagian turunan setelah lepas dari garis start. Turunan yang lebih dikenal dengan triple way ini memiliki tiga pilihan jalur sehingga kemampuan peserta jadi kunci utama untuk melewati turunan tersebut. Adapun beberapa rider yang lepas kontrol dan bahkan terjatuh.

Parama Nugroho selaku Ketua Umum IDH 2015 menjelaskan bahwa ada sedikit insiden pada hari pertama di trek Downhill Tlogo Resort, Tuntang, Salatiga. Okto Fendy yang berasal dari kelas Master A mengalami cidera ringan saat melalui obstacle. “Kami berharap Okto Fendy dapat segera sembuh dan dapat mengikuti kejuaraan pada seri berikutnya,” ucap Parama.

Selain Okto, Nining dari kelas women elite peringkat satu juga terjatuh. Obstacle trek Downhill Tlogo Resort terbilang cukup sulit. Selain itu, waktu final kelas elite, Ferry juga sempat terjatuh usai hujan turun.

Ajang pertarungan Indonesian Downhill 2015 Seri 2 terbilang cukup sengit. Selain mencoba trek yang minim pengalaman, para riders juga bertarung dengan kondisi cuaca yang labil.