Setelah seri pertama sukses diadakan di Filipina Januari kemarin, ASEAN MTB Cup Seri 2 akhirnya digelar pada 23-26 April 2015 lalu di Indonesia. Kini giliran Trek Sinowelah, Wonogondang, Sleman, Yogyakarta yang menjadi arena pertandingan kejuaraan sepeda gunung berskala internasional tersebut.

Sebanyak 250 riders dari beberapa negara ASEAN mengikuti ajang ini antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Timor Leste. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding seri sebelumnya yang hanya diikuti oleh 100 peserta. ASEAN MTB Cup Seri kedua dibagi menjadi dua kategori, Individual Downhill (DHI) dan Cross Country Olympic (XCO). Tiap kategori dibagi lagi menjadi beberapa kelas antara lain elite, master, dan junior. Untuk kelas master, kategori XCO melombakan 4 kelas (A-D), sedangkan DHI melombakan 2 kelas (A & B).

Sejumlah atlet MTB dari Indonesia mendominasi dalam nama-nama pemenang di ajang ini. Dalam kategori Men Elite misalnya, peringkat pertama diduduki oleh Yavento Ditra Pranata. Sedangkan kategori Men Master ada Nurwasito di peringkat atas. Beberapa kategori lain yang didominasi oleh riders Indonesia antara lain Men Sports, Men Youth, dan Women Elite.

ASEAN MTB Cup menjadi penting bagi para riders karena poinnya, atau yang biasa disebut poin dalam Union Cycliste Internatio-nale (UCI). Poin itu nantinya dapat diakumulasikan untuk maju ke tingkat dunia seperti olimpiade. Ditinjau dari trek yang sudah berstandar internasional, nampaknya penyelenggara akan berencana untuk mengadakan kejuaraan lebih banyak lagi di Indonesia.

[su_slider source=”media: 2661,2660,2659,2658,2657,2656,2655,2654,2653,2652,2651,2650,2649,2648,2647,2646,2645,2644,2643,2642″ link=”image” width=”500″]