alice-body-scanning-cycling-methods

codesport.id – Perkembangan teknologi yang semakin pesat kini telah berpengaruh besar di dunia sepeda. Berbagai teknisi dan akademisi di seluruh dunia sepeda sedang mengembangkan bermacam-macam terobosan, salah satunya untuk memprediksi performa pesepeda melalui proses body scanning atau pemindaian tubuh.

Sama halnya seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Sheffield Hallam University di Inggris bernama Alice Bullas. Dia mempelajari tentang pemindaian tubuh pesepeda yang dianggap mempengaruhi performa saat bersepeda. Dia mempunyai metode dengan menggunakan sebuah kamera untuk memindai dan membuat model 3D dengan perincian kaki pesepeda. Kemudian sistem akan melacak perkembangan dari waktu ke waktu dengan menghitung volume kaki secara akurat. Sistem tersebut juga dapat mengukur kadar lemak tubuh, kadar air, dan persentase keseimbangan otot kaki.

alice-bullas-body-scanning-cycling-methods

Trobosan tersebut membantu para pesepeda membangun latihan yang lebih efektif. Dalam satu studi kasusnya, dia membandingkan pelacakan hasil latihan pesepeda selama delapan bulan dengan metode tradisional. Metode tradisional hanya menunjukkan perkembangan sebesar 0,5%, sedangkan body scanning menunjukkan sebesar 2,5%.

Meskipun trobosan ini menjadi sangat penting, namun segala sarananya membutuhkan biaya yang besar. Hanya pada kamera saja setidaknya berharga 80.000 pounds, atau lebih dari 1 miliar rupiah. Oleh karena itu, Alice masih berupaya agar teknologi ini dapat diturunkan hingga bisa dinikmati oleh masyarakat luas di masa mendatang. Dia berencana akan mengembagkannya hingga dapat digunakan pada smartphones atau tablet. (rnd)